We would like to thank you to all of our sponsors, especially our main sponsors for their support for this championship, the racers and the people who gave their support and participation, and the reporters who helps to spread the words in printed and non printed materials. Thank you very much! See you next year with a new style of supercross racing. It will be coming soon!!!
Tirulah strategi tim Thailand untuk mengantar Watana Kanlaya – SUZUKI EVALUBE PRO RACING menyabet juara umum Pertamina Indonesia Supercross International Championship di sirkuit Citra Graha, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (28/12). Yakni membawa crosser lebih banyak untuk membendung laju Aep Dadang Supriatna. Hasilnya, jagoan Soreang itu dibuat tak berkutik.
Sebetulnya sebelah tangan Aep Dadang telah meraih trofi juara umum musim 2008. Karena menjelang seri pamungkas di Banjarmasin ini memimpin klasemen dengan unggul 3 poin atas Watana. Untuk bisa memboyong hadiah utama Rp 100 juta, ia juga tak perlu harus menjadi juara. Bahkan asal persis di belakang Watana saja gelar terbaik disandangnya.
Tapi menghadapi situasi ini kubu Aep Dadang tampaknya tak menyiapkan strategi secara khusus. Ini sangat berbeda dengan Watana yang memperkuat tim Suzuki Evalube. Kondisi tak menguntungkan diramu sedemikian menjelma sebagai kekuatan yang menakutkan. Caranya, dibawah komando langsung Thongcai Wongsawan, ketua IMI-nya Thailand membawa 3 crosser terbaik di kelas Pro Lite 125 cc.
Tujuannya, memuluskan jalan Watana. Berbagai skenario telah disiapkan tergantung situasi di sirkuit. Yang utama tentu bagaimana mendorong Watana melaju ke depan sekaligus ‘melindunginya’. Strategi itu langsung tokcer di lap-lap awal dengan membiarkan Watana mendahului Samart sementara Thanarat ke depan bersaing dengan Jarryd McNeil (Australia).
Aep yang mengalami gangguan saat start terganjal Samart untuk mendekati Watana. Situasi diperparah dengan trek berat dan berlumpur akibat hujan sehari sebelumnya. “Tetapi seandainya Samart bisa dilewati Aep, mereka masih punya kartu truf dengan Thanarat ngasih jalan kepada Watana. Jadi, Thailand rapi sekali mengatur strategi ini dan sah-sah saja,” ujar Frans Tanujaya, mantan crosser nasional.
Aep sendiri mengaku selepas start ada yang menyenggol sehingga sempat out. “Saya nggak tahu siapa, tapi kejadian itu tiba-tiba saja saat kerumunan ramai pembalap melakukan start. Saya minta maaf nggak bisa menahan trofi juara umum tetap di Indonesia,” ujar crosser tim Kartika Bandung itu. Tahun lalu, juara umum disandang Denny Orlando.
Lightning Production proudly announced that the 7th and final Series of the International Supercross Championship Indonesia 2008 will be held at Circuit Citrabaru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan on 27th and 28th of December 2008.